### Hal seiring Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan Letnan Jenderal TNI (purn) Rais Abin dan Mayor Jenderal TNI (purn) Sukotjo Tjokroatmodjo yang mengajukan uji materi atau judicial review terhadap Pasal 33 ayat 6 UU Nomor 20 Tahun 2009 tentang gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan. ######SELAMAT ATAS TERPILIHNYA KEMBALI BUNG ABRAHAM LUNGGANA ,SH,MH UNTUK MASA JABATAN 2016-2020 HASIL MUNAS IX PEMUDA PANCA MARGA TANGGAL 7-9 AGUSTUS 2016 ####

Wednesday, July 03, 2013

Djoko Santoso: Nasionalisme Kita Sudah Saatnya Di-upgrade

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bahri Kurniawan TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso menjadi pembicara dalam Seminar Nasional "Nasionalisme Kultural" di Gedung Konvensi Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (4/7/2013).
Dalam pengantarnya, pensiunan Jenderal bintang empat itu menyoroti kondisi bangsa saat ini dalam era globalisasi dimana perlunya dilakukan penguatan nilai-nilai nasionalisme untuk tetap menjaga identitas dan budaya bangsa dari pengaruh luar. Ia menyebut dibutuhkan nilai-nilai nasionalisme yang dapat membangkitkan kebanggaan akan Indonesia sebagai suatu bangsa. "Saat ini jiwa nasionalisme kita sudah saatnya di-upgrade, semangat merah-putih sudah buram, jiwa kita sudah mulai rapuh. Sehingga kita tak bisa lagi menepuk dada, inilah Indonesiaku, inilah merahputihku," ujarnya. Djoko juga mengatakan sistem yang saat ini berjalan di Indonesia belum mencerminkan adanya nasionalisme sehingga tujuan utama terciptanya kesejahteraan rakyat belum bisa diwujudkan. Fakta yang ada menunjukan bagaimana sistem yang ada tidak menunjukan esensi utama dari nasionalisme yaitu keberpihakan kepada rakyat. Ia mencontohkan bagaimana penambang bekerja keras berhari-hari tetapi hanya memperoleh butiran-butiran yang nilainya tak seberapa, sementara investor-investor asing dapat memperoleh hasil yang melimpah. "Apakah sistem kita masih mendekati Pasal 33 UUD '45 atau tidak? Apakah sumberdaya alam yang terkandung di dalamnya masih digunakan untuk kepentingan negara dan rakyatnya? Nasionalisme kultural sangat penting untuk memperkaya kultur kita dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan demi mewujudkan kesejahteraan kita bersama," tandasnya.

No comments:

Post a Comment