Saturday, September 19, 2009
SELAMAT HARI RAYA IDHUL FITRI 1430 H
PIMPINAN PENGURUS PUSAT PEMUDA PANCA MARGA MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDHUL FITRI MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN. TANHANA DHARMA MANGRWA
Friday, September 04, 2009
TURUT BERDUKA CITA
SEGENAP PENGURUS DAN ANGGOTA PEMUDA PANCA MARGA TURUT BERDUKA CITA ATAS MENINGGALNYA IBU ROSIANA ODANG PADA TANGGAL 4 SEPTEMBER 2009 DI PONTIANAK KALIMANTAN BARAT, SEMOGA ALMARHUM DIBERIKAN JALAN YANG LAPANG MENGHADAP SANG KHALIK DAN DIBERIKAN KETABAHAN BAGI YANG DITINGGALKAN
Sumbangan PPM Untuk Bencana
Pemuda Panca Marga Turut Berduka Cita atas musibah Gempa Bumi yang terjadi di Tasik Malaya khususnya dan Jawa Barat pada umumnya, semoga diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah yang terjadi. Pada suatu kesempatan pengumpulan dana yang diselenggarakan oleh TV One, melalui Ketua Umum Erdin Odang Pemuda Panca Marga telah menyumbang sebesar Rp 33.ooo.ooo untuk membantu dan sekedar meringankan atas musibah yang terjadi bagi Saudara-Saudara kita yang terkena musibah.
Erdin Odang berpesan kepada seluruh anggota Pemuda Panca Marga agar untuk ikut berpartisipasi membantu tenaga fikiran dan apapun yang dapat meringankan beban Saudara kita yang terkena musibah, agar bantuan dapat dikoordinasikan dengan pimpinan/pengurus masing-masing dan dilaporkan ke Pimpinan Pusat.
Erdin Odang berpesan kepada seluruh anggota Pemuda Panca Marga agar untuk ikut berpartisipasi membantu tenaga fikiran dan apapun yang dapat meringankan beban Saudara kita yang terkena musibah, agar bantuan dapat dikoordinasikan dengan pimpinan/pengurus masing-masing dan dilaporkan ke Pimpinan Pusat.
Saturday, August 08, 2009
DIRGAHAYU RI KE 64
PPM Pasang Bendera Ukuran Jumbo Pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Di Tanjung Dato
MINGGU, 16-08-2009 19:12
Oleh : redaksi
BATAM TODAY- Sebagai wujud rasa nasionalisme dan kebangsaan, OKP Pemuda Panca Marga (PPM) memasang bendera merah putih ukuran terbesar pada saat peringatan HUT RI Ke-64 di Tanjung Dato dekat kawasan resort KTM Tanjung Pinggir. Bendera merah putih ukuran panjang 20 meter dengan lebar 40 meter ini akan dikibarkan saat upacara peringatan detik-detik proklamasi ke-64, Senin (17/8/2009) bersama kader dan pengurus PPM.
Upacara dipimpin langsung Ketua Umum DPP PPM, Dato Erdin Odang didampingi Ketua DPC PPM Batam dihadiri mantan KSAD Jenderal TNI AD Ryamizard Ryacudu, Ketua DPP FOSAD mantan Ketua Umum DPP PPM Faisal dan sejumlah tokoh PPM Pusat. Sebelum dikibarkannya bendera merah putih ukuran jumbo di bukit Tanjung Dato yang berjarak 30 meter dari Singapura telah menjadi buah bibir ditengah-tengah masyarakat Batam dan Singapura. Pasalnya, lokasi Tanjung Dato yang cukup dekat dengan Singapura membuat bendera ukuran jumbo ini dapat terlihat jelas dari Singapura membuat sejumlah turis terlihat memasuki area lokasi Tanjung Dato guna melihat bendera tersebut.
Dato Erdin Odang, Ketua Umum DPP PPM saat dijumpai ditengah-tengah kesibukan mempersiapkan upacara menyampaikan pemasangan bendera ukuran jumbo tersebut sebagai sikap kecintaan dan rasa nasionalismenya kepada bangsa dan negara Indonesia. ''Setidaknya melalui ide memasang bendera ukuran 20x40 meter dapat menggugah pemerintah agar tidak menjual pulau yang ada RI khususnya di Batam ini,'' ujar Erdin didampingi Sekretaris Umum Granat Kepri Perwira, Minggu (16/8/2009).
Biaya persiapan upacara dan pemasangan bendera yang dipesan khusus dari Jakarta dengan dana Rp 30 juta ini murni oleh Erdin Odang. Erdin menegaskan pemasangan bendera tersebut bukan untuk mencari sensasi namun murni karena sikap nasionalismenya terhadap nasib pulau-pulau yang ada di wilayah NKRI khususnya di Provinsi Kepri dan Batam. ''Bagi saya bukan karena nilai uangnya tapi dampak dari pemasangan bendera ini bagi Batam dan keutuhan wilayah NKRI dan menumbuhkan rasa nasionalisme bagi pejabat pusat dan daerah dalam mempertahankan tanah air khususnya pulau-pulau yang ada provinsi Kepri,'' tegasnya.
Setidaknya, Gubernur Kepri dan Walikota Batam bisa lebih perhatian terhadap kondisi pulau dan warganya. Pasalnya, masalah kasus Ambalat dan telah dijualnya pulau yang ada di wilayah perbatasan sudah sangat mengkawatirkan belakangan ini. Belum lagi adanya informasi beberapa pulau yang ada di wilayah provinsi Kepri dan Batam menurutnya harus segera dicegah secara dini.
''Bayangkan kalau masalah dijualnya pulau-pulau di wilayah NKRI kita tercinta khususnya di provinsi Kepri dan Batam oleh pejabat demi keuntungan pribadi ini kita biarkan, bisa-bisa tidak lama lagi kita akan dijajah bangsa lain,'' tegasnya.(btd/Alex)
MINGGU, 16-08-2009 19:12
Oleh : redaksi
BATAM TODAY- Sebagai wujud rasa nasionalisme dan kebangsaan, OKP Pemuda Panca Marga (PPM) memasang bendera merah putih ukuran terbesar pada saat peringatan HUT RI Ke-64 di Tanjung Dato dekat kawasan resort KTM Tanjung Pinggir. Bendera merah putih ukuran panjang 20 meter dengan lebar 40 meter ini akan dikibarkan saat upacara peringatan detik-detik proklamasi ke-64, Senin (17/8/2009) bersama kader dan pengurus PPM.
Upacara dipimpin langsung Ketua Umum DPP PPM, Dato Erdin Odang didampingi Ketua DPC PPM Batam dihadiri mantan KSAD Jenderal TNI AD Ryamizard Ryacudu, Ketua DPP FOSAD mantan Ketua Umum DPP PPM Faisal dan sejumlah tokoh PPM Pusat. Sebelum dikibarkannya bendera merah putih ukuran jumbo di bukit Tanjung Dato yang berjarak 30 meter dari Singapura telah menjadi buah bibir ditengah-tengah masyarakat Batam dan Singapura. Pasalnya, lokasi Tanjung Dato yang cukup dekat dengan Singapura membuat bendera ukuran jumbo ini dapat terlihat jelas dari Singapura membuat sejumlah turis terlihat memasuki area lokasi Tanjung Dato guna melihat bendera tersebut.
Dato Erdin Odang, Ketua Umum DPP PPM saat dijumpai ditengah-tengah kesibukan mempersiapkan upacara menyampaikan pemasangan bendera ukuran jumbo tersebut sebagai sikap kecintaan dan rasa nasionalismenya kepada bangsa dan negara Indonesia. ''Setidaknya melalui ide memasang bendera ukuran 20x40 meter dapat menggugah pemerintah agar tidak menjual pulau yang ada RI khususnya di Batam ini,'' ujar Erdin didampingi Sekretaris Umum Granat Kepri Perwira, Minggu (16/8/2009).
Biaya persiapan upacara dan pemasangan bendera yang dipesan khusus dari Jakarta dengan dana Rp 30 juta ini murni oleh Erdin Odang. Erdin menegaskan pemasangan bendera tersebut bukan untuk mencari sensasi namun murni karena sikap nasionalismenya terhadap nasib pulau-pulau yang ada di wilayah NKRI khususnya di Provinsi Kepri dan Batam. ''Bagi saya bukan karena nilai uangnya tapi dampak dari pemasangan bendera ini bagi Batam dan keutuhan wilayah NKRI dan menumbuhkan rasa nasionalisme bagi pejabat pusat dan daerah dalam mempertahankan tanah air khususnya pulau-pulau yang ada provinsi Kepri,'' tegasnya.
Setidaknya, Gubernur Kepri dan Walikota Batam bisa lebih perhatian terhadap kondisi pulau dan warganya. Pasalnya, masalah kasus Ambalat dan telah dijualnya pulau yang ada di wilayah perbatasan sudah sangat mengkawatirkan belakangan ini. Belum lagi adanya informasi beberapa pulau yang ada di wilayah provinsi Kepri dan Batam menurutnya harus segera dicegah secara dini.
''Bayangkan kalau masalah dijualnya pulau-pulau di wilayah NKRI kita tercinta khususnya di provinsi Kepri dan Batam oleh pejabat demi keuntungan pribadi ini kita biarkan, bisa-bisa tidak lama lagi kita akan dijajah bangsa lain,'' tegasnya.(btd/Alex)
Friday, July 17, 2009
TURUT BERDUKA CITA
KELUARGA BESAR PEMUDA PANCA MARGA TURUT BERDUKA CITA DAN MENGUTUK PENGEBOMAN HOTEL JW MARIOT DAN RITZ CARLTON. PERBUATAN MANUSIA TIDAK BERTANGGUNGJAWAB YANG MEMANCING DI AIR YANG KERUH SERTA MERUSAK KEAMANAN YANG SUDAH KONDUSIF. KEPADA SELURUH PUTRA PUTRI LEGIUN VETERAN REPUBLIK INDONESIA DIINSTRUKSIKAN UNTUK MEMBANTU APARAT KEAMANAN DALAM MENUNTASKAN KEADAAN AGAR BERPERAN AKTIF UNTUK MELAPORKAN SETIAP AKTIVITAS TERORISME YANG MENCOBA MENGHANCURKAN NKRI ( KETUA UMUM PPM )
Thursday, July 09, 2009
Wednesday, June 24, 2009
POKOK POKOK PIKIRAN HASIL RAPIMNAS PPM TAHUN 2009
POKOK – POKOK PIKIRAN
HASIL
RAPAT PIMPINAN NASIONAL
PEMUDA PANCA MARGA
“Mencari Figur Pemimpin Nasional Untuk Mensejahterakan Rakyat dan Keutuhan NKRI”
HOTEL MERCURE CONVENTION CENTER
ANCOL, JAKARTA 22-24 JUNI 2009
POKOK-POKOK PIKIRAN PPM PADA RAPIMNAS THN. 2009
I. Pendahuluan
PPM yang merupakan bagian dari komponen bangsa khususnya pengemban amanat genetik para pejuang 45. Pinaha Baladika dan Dharma Pusaka 45 memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melestarikan JSN 45. Bangsa Indonesia yang saat ini sedang menghadapi peristiwa politik nasional yaitu yaitu akan memilih pemimpinnya pada Pilpres 8 Juli 2009 adalah bagian tanggung jawab Pemuda Panca Marga.
PPM sebagai bagian yang tak terpisahkan dengan komponen lainnya secara organisatoris, hubungan erat dengan sesama, kebatinan yang akrab, damai dan saling menghormati, maka dalam Rapimnas tahun 2009 kali ini PPM ingin menyampaikan sumbangsih, pemikiran melalui urun rembuk dengan menyimak berbagai masalah dari seluruh daerah propinsi yang memiliki karakteristik dan ciri masing-masing yaitu pokok-pokok pikiran PPM menghadapi Pilpres tahun 2009.
REKOMENDASI INTERNAL
1. Kepada segenap jajaran Pengurus dan Anggota Pemuda Panca Marga di seluruh Indonesia yang berjumlah kurang lebih 22 juta orang diminta untuk melakukan konsolidasi, berperan secara aktif dalam rangka menyukseskan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang akan berlangsung pada tanggal 8 Juli 2009.
2. Memerintahkan seluruh Pengurus Daerah Pemuda Panca Marga di tingkat Provinsi serta Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia untuk segera melaksanakan Musyawarah Daerah/Cabang untuk memilih Kepengurusan yang baru jika masa kepengurusan saat ini telah berakhir demi menjaga kesinambungan dan dinamisasi organisasi.
3. Meminta seluruh keluarga besar Pemuda Panca Marga di seluruh Indonesia untuk mempergunakan hak pilihnya dengan benar dan cerdas dalam pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada 8 Juli 2009.
4. Meminta seluruh jajaran pengurus dan anggota Pemuda Panca Marga di seluruh Indonesia untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan, meningkatkan komunikasi dan konsolidasi untuk selelu menjaga persatuan dan kesatuan, meningkatkan komunikasi dan konsolidasi dengan Legiun Veteran Republik Indonesia, Keluarga Besar Tentara (KBT) dan stakeholders lainnya, serta tidak terprofokasi oleh kondisi dan situasi yang tidak menguntungkan serta dapat berpotensi merusak citra dan nama baik Pemuda Panca Marga.
5. Menghimbau seluruh keluarga besar Pemuda Panca Marga di seluruh Indonesia untuk senantiasa melanjutkan serta mengobarkan semangat nasionalisme dan patriotisme sebagai spirit dalam semua lapangan pengabdian kepada bangsa dan negara sesuai dengan kahlian dan kemampuan masing-masing dengan tetap mempertahankan tiga pilar sebagai harga mati, yaitu Pancasila, Undang-undang Dasar 1945 dan KNRI.
6. Mendesak seluruh pengurus Pemuda Panca Marga baik di pusat maupun di daerah untuk melakukan pengkaderan dalam rangka regenerasi kepemimpinan untuk kesinambungan maupun peningkatan kualitas dan daya saing Pemuda Panca Marga baik tingkat lokal, regional, nasional maupun internasional.
7. Meminta jajaran Dewan Pengurus Pusat Pemuda Panca Marga untuk membenahi administrasi yang berkaitan dengan pelaksanaan roda organisasi dalam bentuk peraturan organisasi, petunjuk pelaksanaan dll sebagai acuan bagi Dewan Pengurus Daerah sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.
8. Mengharapkan seluruh jajaran Pengurus Pemuda Panca Marga di seluruh Indoensia untuk melakukan terobosan-terobosan dan inovasi dalam rangka mengembangkan seluruh potensi dan sumber daya yang dimiliki untuk kesejahteraan seluruh keluarga besar Pemuda Panca Marga.
9. Meminta seluruh jajaran pengurus Pemuda Panca Marga di seluruh Indonesia untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi dan hal-hal positif yang telah diraih serta memperbaiki kekurangan-kekurangan yang masih terjadi.
REKOMENDASI EKSTERNAL
I. BIDANG POLITIK
a. Mendesak elit politik dan pemimpin bangsa agar benar-benar menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi, golongan/partai serta mengedepankan moral etis dalam bertindak dan berkiprah.
b. Meminta elit politik dan pemimpin bangsa untuk menata sistem politik yang lebih berorientasi kepada demokrasi Pancasila.
c. Meminta elit politik dan pemimpin pemerintahan baik di pusat maupun di daerah untuk melakukan penataan kelembagaan penyelenggaraan negara dalam rangka efisiensi dan efektifitas serta peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan politik.
d. Mendesak pemerintah untuk mengupayakan sistem Pemilu yang sederhana dengan membenahi sistem administrasi kependudukan sehingga kelemahan-kelemahan yang terjadi dalam penyelenggaraan Pemilu 2009 tidak akan terulang lagi dalam penyelenggaraan Pemilu berikutnya.
e. Mendesak pengambil keputusan untuk merevisi Undang-undang Pemerintahan Daerah yang menjamin keutuhan NKRI.
II. BIDANG EKONOMI
a. Mendesak Pemerintah agar lebih fokus dalam menggali potensi ekonomi dari sektor kelautan yang menyimpan potensi ekonomi yang belum mampu digali dan dikembangkan secara optimal untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.
b. Meminta Pemerintah lebih serius membela serta mengembangkan Sektor UMKM yang merupakan jelmaan dari gerakan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran kredit dengan syarat-syarat yang lebih ringan.
c. Mendesak Pemerintah segera membentuk Bank Pertanian untuk mendorong capaian dan peningkatan pembiayaan sektor pertanian yang masih merupakan mata pencaharian sebahagian besar penduduk Indonesia.
III. BIDANG PERTAHANAN
a. Mendesak Pemerintah untuk meningkatkan alokasi anggaran pertahanan termasuk anggaran pengadaan dan pemeliharaan alutsista serta peningkatan kesejahteraan personil TNI sebagai bagian terpenting dalam menjaga kedaulatan, keutuhan dan martabat bangsa.
b. Meminta Pemerintah untuk memberikan perhatian serius dalam rangka pengamanan wilayah perbatasan dan pulau-pulau terdepan NKRI yang berbatasan langsung dengan negara lain sebagai serambi depan negara bukan sebagai halaman belakang.
c. Mendesak Pemerintah untuk melakukan terobosan-terobosan yang cerdas dan tegas dalam penyelesaian masalah Ambalat dengan pihak Malaysia dengan suatu prinsip dasar bahwa Ambalat merupakan bagian wilayah Republik Indonesia sebagai harga mati walaupun harus diupayakan dengan cara perang sekalipun.
d. Meminta dukungan pemerintah untuk inisiatif Pemuda Panca Marga dalam membentuk pasukan lintas batas di wilayah-wilayah perbatasan dengan negara lain.
IV. BIDANG KETENAGAKERJAAN
a. Mendesak Pemerintah meningkatkan advokasi dan perlindungan terhadap tenaga kerja Indonesia di luar negeri sehingga kejadian-kejadian memilukan yang menimpa tenaga kerja Indonesia di luar negeri dapat diatasi.
b. Mendesak Pemerintah untuk mengupayakan peningkatan penyediaan lapangan kerja dalam rangka menyerap pengangguran terbuka yang semakin meningkat.
c. Meminta Pemerintah melakukan upaya-upaya strategis dalam rangka membenahi iklim investasi untuk mendorong pertumbuhan sektor riil yang berujung pada meluasnya kesempatan bekerja dan kesempatan berusaha.
V. BIDANG LINGKUNGAN HIDUP
a. Mendesak Pemerintah melakukan penyelarasan di antara semua Undang-undang yang mengatur Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup agar tidak terjadi inkonsistensi dan tumpang tindih dalam pelaksanaannya guna mengatasi terjadinya bencana alam dan lingkungan hidup.
b. Mendesak Pemerintah mengupayakan penanganan dengan sistem dan manajemen yang tepat untuk mengatasi permasalahan illegal logging dan illegal fishing yang merugikan negara sekaligus mempercepat laju degradasi lingkungan.
c. Meminta Pemerintah berperan aktif dalam upaya mengatasi perubahan iklim global dengan segala dampaknya sekaligus mendorong optimalisasi peluang penerimaan negara dari penyediaan jasa lingkungan melalui fasilitas perdagangan karbon dunia.
HASIL
RAPAT PIMPINAN NASIONAL
PEMUDA PANCA MARGA
“Mencari Figur Pemimpin Nasional Untuk Mensejahterakan Rakyat dan Keutuhan NKRI”
HOTEL MERCURE CONVENTION CENTER
ANCOL, JAKARTA 22-24 JUNI 2009
POKOK-POKOK PIKIRAN PPM PADA RAPIMNAS THN. 2009
I. Pendahuluan
PPM yang merupakan bagian dari komponen bangsa khususnya pengemban amanat genetik para pejuang 45. Pinaha Baladika dan Dharma Pusaka 45 memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melestarikan JSN 45. Bangsa Indonesia yang saat ini sedang menghadapi peristiwa politik nasional yaitu yaitu akan memilih pemimpinnya pada Pilpres 8 Juli 2009 adalah bagian tanggung jawab Pemuda Panca Marga.
PPM sebagai bagian yang tak terpisahkan dengan komponen lainnya secara organisatoris, hubungan erat dengan sesama, kebatinan yang akrab, damai dan saling menghormati, maka dalam Rapimnas tahun 2009 kali ini PPM ingin menyampaikan sumbangsih, pemikiran melalui urun rembuk dengan menyimak berbagai masalah dari seluruh daerah propinsi yang memiliki karakteristik dan ciri masing-masing yaitu pokok-pokok pikiran PPM menghadapi Pilpres tahun 2009.
REKOMENDASI INTERNAL
1. Kepada segenap jajaran Pengurus dan Anggota Pemuda Panca Marga di seluruh Indonesia yang berjumlah kurang lebih 22 juta orang diminta untuk melakukan konsolidasi, berperan secara aktif dalam rangka menyukseskan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang akan berlangsung pada tanggal 8 Juli 2009.
2. Memerintahkan seluruh Pengurus Daerah Pemuda Panca Marga di tingkat Provinsi serta Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia untuk segera melaksanakan Musyawarah Daerah/Cabang untuk memilih Kepengurusan yang baru jika masa kepengurusan saat ini telah berakhir demi menjaga kesinambungan dan dinamisasi organisasi.
3. Meminta seluruh keluarga besar Pemuda Panca Marga di seluruh Indonesia untuk mempergunakan hak pilihnya dengan benar dan cerdas dalam pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada 8 Juli 2009.
4. Meminta seluruh jajaran pengurus dan anggota Pemuda Panca Marga di seluruh Indonesia untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan, meningkatkan komunikasi dan konsolidasi untuk selelu menjaga persatuan dan kesatuan, meningkatkan komunikasi dan konsolidasi dengan Legiun Veteran Republik Indonesia, Keluarga Besar Tentara (KBT) dan stakeholders lainnya, serta tidak terprofokasi oleh kondisi dan situasi yang tidak menguntungkan serta dapat berpotensi merusak citra dan nama baik Pemuda Panca Marga.
5. Menghimbau seluruh keluarga besar Pemuda Panca Marga di seluruh Indonesia untuk senantiasa melanjutkan serta mengobarkan semangat nasionalisme dan patriotisme sebagai spirit dalam semua lapangan pengabdian kepada bangsa dan negara sesuai dengan kahlian dan kemampuan masing-masing dengan tetap mempertahankan tiga pilar sebagai harga mati, yaitu Pancasila, Undang-undang Dasar 1945 dan KNRI.
6. Mendesak seluruh pengurus Pemuda Panca Marga baik di pusat maupun di daerah untuk melakukan pengkaderan dalam rangka regenerasi kepemimpinan untuk kesinambungan maupun peningkatan kualitas dan daya saing Pemuda Panca Marga baik tingkat lokal, regional, nasional maupun internasional.
7. Meminta jajaran Dewan Pengurus Pusat Pemuda Panca Marga untuk membenahi administrasi yang berkaitan dengan pelaksanaan roda organisasi dalam bentuk peraturan organisasi, petunjuk pelaksanaan dll sebagai acuan bagi Dewan Pengurus Daerah sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.
8. Mengharapkan seluruh jajaran Pengurus Pemuda Panca Marga di seluruh Indoensia untuk melakukan terobosan-terobosan dan inovasi dalam rangka mengembangkan seluruh potensi dan sumber daya yang dimiliki untuk kesejahteraan seluruh keluarga besar Pemuda Panca Marga.
9. Meminta seluruh jajaran pengurus Pemuda Panca Marga di seluruh Indonesia untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi dan hal-hal positif yang telah diraih serta memperbaiki kekurangan-kekurangan yang masih terjadi.
REKOMENDASI EKSTERNAL
I. BIDANG POLITIK
a. Mendesak elit politik dan pemimpin bangsa agar benar-benar menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi, golongan/partai serta mengedepankan moral etis dalam bertindak dan berkiprah.
b. Meminta elit politik dan pemimpin bangsa untuk menata sistem politik yang lebih berorientasi kepada demokrasi Pancasila.
c. Meminta elit politik dan pemimpin pemerintahan baik di pusat maupun di daerah untuk melakukan penataan kelembagaan penyelenggaraan negara dalam rangka efisiensi dan efektifitas serta peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan politik.
d. Mendesak pemerintah untuk mengupayakan sistem Pemilu yang sederhana dengan membenahi sistem administrasi kependudukan sehingga kelemahan-kelemahan yang terjadi dalam penyelenggaraan Pemilu 2009 tidak akan terulang lagi dalam penyelenggaraan Pemilu berikutnya.
e. Mendesak pengambil keputusan untuk merevisi Undang-undang Pemerintahan Daerah yang menjamin keutuhan NKRI.
II. BIDANG EKONOMI
a. Mendesak Pemerintah agar lebih fokus dalam menggali potensi ekonomi dari sektor kelautan yang menyimpan potensi ekonomi yang belum mampu digali dan dikembangkan secara optimal untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.
b. Meminta Pemerintah lebih serius membela serta mengembangkan Sektor UMKM yang merupakan jelmaan dari gerakan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran kredit dengan syarat-syarat yang lebih ringan.
c. Mendesak Pemerintah segera membentuk Bank Pertanian untuk mendorong capaian dan peningkatan pembiayaan sektor pertanian yang masih merupakan mata pencaharian sebahagian besar penduduk Indonesia.
III. BIDANG PERTAHANAN
a. Mendesak Pemerintah untuk meningkatkan alokasi anggaran pertahanan termasuk anggaran pengadaan dan pemeliharaan alutsista serta peningkatan kesejahteraan personil TNI sebagai bagian terpenting dalam menjaga kedaulatan, keutuhan dan martabat bangsa.
b. Meminta Pemerintah untuk memberikan perhatian serius dalam rangka pengamanan wilayah perbatasan dan pulau-pulau terdepan NKRI yang berbatasan langsung dengan negara lain sebagai serambi depan negara bukan sebagai halaman belakang.
c. Mendesak Pemerintah untuk melakukan terobosan-terobosan yang cerdas dan tegas dalam penyelesaian masalah Ambalat dengan pihak Malaysia dengan suatu prinsip dasar bahwa Ambalat merupakan bagian wilayah Republik Indonesia sebagai harga mati walaupun harus diupayakan dengan cara perang sekalipun.
d. Meminta dukungan pemerintah untuk inisiatif Pemuda Panca Marga dalam membentuk pasukan lintas batas di wilayah-wilayah perbatasan dengan negara lain.
IV. BIDANG KETENAGAKERJAAN
a. Mendesak Pemerintah meningkatkan advokasi dan perlindungan terhadap tenaga kerja Indonesia di luar negeri sehingga kejadian-kejadian memilukan yang menimpa tenaga kerja Indonesia di luar negeri dapat diatasi.
b. Mendesak Pemerintah untuk mengupayakan peningkatan penyediaan lapangan kerja dalam rangka menyerap pengangguran terbuka yang semakin meningkat.
c. Meminta Pemerintah melakukan upaya-upaya strategis dalam rangka membenahi iklim investasi untuk mendorong pertumbuhan sektor riil yang berujung pada meluasnya kesempatan bekerja dan kesempatan berusaha.
V. BIDANG LINGKUNGAN HIDUP
a. Mendesak Pemerintah melakukan penyelarasan di antara semua Undang-undang yang mengatur Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup agar tidak terjadi inkonsistensi dan tumpang tindih dalam pelaksanaannya guna mengatasi terjadinya bencana alam dan lingkungan hidup.
b. Mendesak Pemerintah mengupayakan penanganan dengan sistem dan manajemen yang tepat untuk mengatasi permasalahan illegal logging dan illegal fishing yang merugikan negara sekaligus mempercepat laju degradasi lingkungan.
c. Meminta Pemerintah berperan aktif dalam upaya mengatasi perubahan iklim global dengan segala dampaknya sekaligus mendorong optimalisasi peluang penerimaan negara dari penyediaan jasa lingkungan melalui fasilitas perdagangan karbon dunia.
PELAKSANAAN RAPIMNAS PPM TAHUN 2009
BACA Berita Pembukaan RAPIMNAS :PRESIDENSBY.INFO / LIPUTAN 6OKEZONEWEB / PRESIDEN RI / DEPKOMINFO / DETIK.NEWS / DEPHAN / HARIAN KEDAULATAN RAKYAT /KOMPAS TV / REPUBLIKA ONLINE / JPNN / TVONE
Wednesday, June 17, 2009
RAPIMNAS TAHUN 2009 PEMUDA PANCA MARGA
JADWAL WAKTU : SENIN 22 sd RABU 24 JUNI 2009
TEMPAT : HOTEL MERCURE CONVENTION CENTRE
ANCOL JAKARTA UTARA
PESERTA : KETUA MADA DAN SEKRETARIS PPM SELURUH INDONESIA
ACARA : PERNYATAAN SIKAP POLITIK PEMUDA PANCA MARGA
JADWAL ACARA : PEMBUKAAN ( PRESIDEN RI )
CERAMAH : 1. PANGLIMA TNI
Thema : Peningkatan Kualitas Nilai Juang Kepemudaan
Dalam Mensukseskan Pembangunan Demokrasi dan
Reformasi TNI
2. PRABOWO SUBIANTO
Thema : Membangun Dinamika Kepemudaan Dalam
Sistim Kepartaian Yang berorientasi
pada Kesejahteraan dan Kedaulatan Rakyat
3. DR OESMAN SAPTA ODANG
Thema : Eksistensi Daerah, Aspirasi serta Sikap dan
Kiprahnya dalam dinamika perpolitikan Bangsa
saat ini
4. KETUA UMUM LVRI
Thema : Peran Organisasi PPM dalam melestarikan nilai
nilai Juang '45
5. JEND TNI (PURN) WIRANTO,S.H.
Thema : Revitalisasi Organisasi Kepemudaan Keluarga
Besar TNI (KBT) Dalam Menghadapi Tantangan dan
Permasalahan Bangsa
6. KETUA KPK REPUBLIK INDONESIA
Thema : Nilai dan Semangat serta arah KPK dalam
Pembangunan Nasional
7. MENKO KESRA RI
Thema : Semangat Perjuangan Pemuda Dalam membangun
ekonomi Bangsa dalam Mewujudkan Kesejahteraan
Rakyat
8. MENPORA RI :
Thema : Membangun Semangat Tanggungjawab serta
Patriotisme dan Profesionlisme Pemuda menuju
Kemajuan Pembangunan Bangsa dalam Kedaulatan
NKRI
PENUTUPAN : OLEH PANGLIMA TNI
TEMPAT : HOTEL MERCURE CONVENTION CENTRE
ANCOL JAKARTA UTARA
PESERTA : KETUA MADA DAN SEKRETARIS PPM SELURUH INDONESIA
ACARA : PERNYATAAN SIKAP POLITIK PEMUDA PANCA MARGA
JADWAL ACARA : PEMBUKAAN ( PRESIDEN RI )
CERAMAH : 1. PANGLIMA TNI
Thema : Peningkatan Kualitas Nilai Juang Kepemudaan
Dalam Mensukseskan Pembangunan Demokrasi dan
Reformasi TNI
2. PRABOWO SUBIANTO
Thema : Membangun Dinamika Kepemudaan Dalam
Sistim Kepartaian Yang berorientasi
pada Kesejahteraan dan Kedaulatan Rakyat
3. DR OESMAN SAPTA ODANG
Thema : Eksistensi Daerah, Aspirasi serta Sikap dan
Kiprahnya dalam dinamika perpolitikan Bangsa
saat ini
4. KETUA UMUM LVRI
Thema : Peran Organisasi PPM dalam melestarikan nilai
nilai Juang '45
5. JEND TNI (PURN) WIRANTO,S.H.
Thema : Revitalisasi Organisasi Kepemudaan Keluarga
Besar TNI (KBT) Dalam Menghadapi Tantangan dan
Permasalahan Bangsa
6. KETUA KPK REPUBLIK INDONESIA
Thema : Nilai dan Semangat serta arah KPK dalam
Pembangunan Nasional
7. MENKO KESRA RI
Thema : Semangat Perjuangan Pemuda Dalam membangun
ekonomi Bangsa dalam Mewujudkan Kesejahteraan
Rakyat
8. MENPORA RI :
Thema : Membangun Semangat Tanggungjawab serta
Patriotisme dan Profesionlisme Pemuda menuju
Kemajuan Pembangunan Bangsa dalam Kedaulatan
NKRI
PENUTUPAN : OLEH PANGLIMA TNI
Saturday, June 13, 2009
PEMUDA PANCA MARGA DAN PILPRES
Jakarta, 14 Juni 2009 : Sehubungan dengan berita bahwa PANCA MARGA mengalihkan dukungannya dalam Pilpres dari pasangan SBY ke pasangan JK (detik.com 30 Mei 2009 )adalah berita tidak benar, sampai saat ini PPM (Pemuda Panca Marga) masih NETRAL. ( Erdin Odang / Ketua Umum )
Sunday, June 07, 2009
Saturday, May 30, 2009
JADUAL PERTEMUAN LVRI DAN PPM
Telah terselenggara acara pertemuan LVRI dan PPM pada tanggal 28 Mei 2009 di Ruang Rapat Mabes LVRI lt 11 Gedung Graha Purna Yudha begitulah Judulnya, pada kesempatan tersebut Ayahanda Mayjen TNI (Pur) Sukotjo Tjokroatmodjo menceritakan sejarah yang dialami oleh beliau tentang PENYERBUAN BELANDA KE ISTANA YOGYAKARTA, hadir dalam "pertemuan" tersebut pengurus DPP PPM, PPM DKI dan Pengurus DPP LVRI.
Mendengar cerita dari nara sumber asli ( Ayahanda Sukotjo) rasanya mengasikan sekali tidak terasa jadwal bicara 1,5 jam terasa sangat kurang walaupun sudah bertambah menjadi 2 jam, beliau sangat semangat menceritakan sejarah yang dialami, tidak hanya riwayat pertempurannya tetapi perjuangan dari sisi diplomatik juga berperan.
Beliau akan mengusahakan hal yang telah dialami dan diceritakan akan dibuat secara tertulis ( penulis : semoga )
adapun Jadual selama Tahun 2009 ini telah dibuat dan ditandatangani oleh Ayahanda Laksamana Muda TNI (Purn) Wahyono SK sebagai Sekretaris Jenderal LVRI sebagai berikut :
Mendengar cerita dari nara sumber asli ( Ayahanda Sukotjo) rasanya mengasikan sekali tidak terasa jadwal bicara 1,5 jam terasa sangat kurang walaupun sudah bertambah menjadi 2 jam, beliau sangat semangat menceritakan sejarah yang dialami, tidak hanya riwayat pertempurannya tetapi perjuangan dari sisi diplomatik juga berperan.
Beliau akan mengusahakan hal yang telah dialami dan diceritakan akan dibuat secara tertulis ( penulis : semoga )
adapun Jadual selama Tahun 2009 ini telah dibuat dan ditandatangani oleh Ayahanda Laksamana Muda TNI (Purn) Wahyono SK sebagai Sekretaris Jenderal LVRI sebagai berikut :
- Tgl 28 Mei 2009 oleh Mayjen TNI (Pur) Sukotjo Tjokroatmodjo, Thema : PENYERBUAN BELANDA KE ISTANA YOGYAKARTA
- Tgl 25 Juni 2009 oleh Mayjen TNI (Pur) Sukotjo Tjokroatmodjo, Thema : SERANGAN 1 MARET
- Tgl 23 Juli 2009 oleh Ayahanda Alwin Nurdin, Thema : PERTEMPURAN MEDAN AREA
- Tgl 27 Agustus 2009 Oleh PPM Thema : ARTI KEMERDEKAAN BAGI GENERASI MUDA
- Tgl 22 Oktober 2009 oleh Ayahanda Surachman, Thema : PERAN TENTARA PELAJAR DALAM PERANG KEMERDEKAAN
- Tgl 19 November 2009 Oleh Ayahanda Mayjen TNI (Purn) Sukotjo Tjokroatmodjo, Thema : JENDRAL SOEDIRMAN MEMIMPIN GERILYA DARI BUKIT DI PACITAN
Friday, May 29, 2009
Sunday, March 22, 2009
INSTRUKSI
KEPADA SELURUH ANGGOTA PEMUDA PANCA MARGA SEBAGAI ANAK DAN CUCU PEJUANG PENDIRI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA DI INSTRUKSIKAN : AGAR SETIAP SAAT SIAGA PENUH DAN TIDAK IKUT UNTUK MENGGAGALKAN PEMILU. TANHANA DHARMA MANGRWA ( TTD KETUA UMUM PPM : ERDIN ODANG)
Agar disebarkan ke anggota bagi yang membaca instruksi ini
Agar disebarkan ke anggota bagi yang membaca instruksi ini
Subscribe to:
Posts (Atom)