### Hal seiring Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan Letnan Jenderal TNI (purn) Rais Abin dan Mayor Jenderal TNI (purn) Sukotjo Tjokroatmodjo yang mengajukan uji materi atau judicial review terhadap Pasal 33 ayat 6 UU Nomor 20 Tahun 2009 tentang gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan. ######SELAMAT ATAS TERPILIHNYA KEMBALI BUNG ABRAHAM LUNGGANA ,SH,MH UNTUK MASA JABATAN 2016-2020 HASIL MUNAS IX PEMUDA PANCA MARGA TANGGAL 7-9 AGUSTUS 2016 ####

Thursday, April 02, 2015

Kowani Kumpulkan Cap Telapak Tangan Para Pejuang

JAKARTA (Pos Kota)- Untuk mengingatkan perjuangan para pahlawan kepada generasi muda, Kongres Wanita Indonesia (Kowani) menginisiasi cap telapak tangan kanan dari para generasi penerus (keturunan) dari keluarga pahlawan nasional. Tahapan mengumpulkan cap telapak tangan kanan tersebut dikatakan Ketua Umum Kowani Dr Ir Giwo Rubianto Wiyogo kini sudah memasuki tahapan ke-3 dan berhasil mengumpulkan hampir 200 cap telapak tangan kanan.
“Targetnya kita bisa mengumpulkan 1.000 cap telapak tangan dari keturunan pahlawan nasional,” papar Giwo disela seminar nasional pengusulan alm Prof KH Anwar Musaddad sebagai pahlawan nasional, Kamis (2/4). Dari sekian banyak cap telapak tangan, yang sudah membubuhkan antara lain Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta yang menjadi generasi penerus dari keluarga Pahlawan Nasional Mohammad Hatta dan Mantan Menteri PP dan PA Linda Amaliasari. Sedang keturunan dari Presiden Soekarno, Presiden Soeharto dan keluarga Ibu Fatmawati hingga kini belum berpartisipasi dalam aksi tersebut. Giwo mengaku sudah mengirimkan surat permohonan kepada keluarga para pahlawan nasional, keluarga mantan presiden maupun wakil presiden untuk ikut berpartisipasi dalam aksi tersebut. Mengingat membubuhkan cap telapak tangan bukan sekedar seremoni atau catatan sejarah. Ini adalah bagian dari upaya membangkitkan nilai-nilai patriotisme, nasionalisme dan kepahlawanan ditengah era globalisasi. “Kita sadar bahwa nilai kepahlawanan semakin jauh dari generasi muda. Karena itu harus kita pupuk terus,” katanya. Disatu sisi mereka yang menjadi sosok pahlawan bangsa terus berguguran. Termasuk generasi keturunannya. Hasil pengumpulan cap telapak tangan tersebut nantinya akan dipajang di Museum (gedung) Joang Menteng, Jakpus. Terkait usulan alm KH Anwar Musaddad sebagai pahlawan nasional, Giwo menyatakan dukungannya. Sosok alm KH Anwar menurutnya adalah sosok teladan yang baik. Ia bukan saja berjasa bagi umat Islam tetapi juga masyarakat Indonesia secara keseluruhan. “Tentu jika tim peneliti dan pengkaji gelar daerah (TP2GD) propinsi jabar menemukan fakta-fakta pendukungnya. Kita setuju,” pungkas Giwo. (inung/yo)

No comments:

Post a Comment