### Hal seiring Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan Letnan Jenderal TNI (purn) Rais Abin dan Mayor Jenderal TNI (purn) Sukotjo Tjokroatmodjo yang mengajukan uji materi atau judicial review terhadap Pasal 33 ayat 6 UU Nomor 20 Tahun 2009 tentang gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan. ######SELAMAT ATAS TERPILIHNYA KEMBALI BUNG ABRAHAM LUNGGANA ,SH,MH UNTUK MASA JABATAN 2016-2020 HASIL MUNAS IX PEMUDA PANCA MARGA TANGGAL 7-9 AGUSTUS 2016 ####

Thursday, January 10, 2008

PIMPINAN ORGANISASI

1. Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga Hasil Rakernas Paripurna Tanggal 20 - 22 Januari
1981 (Pimpinan Pusat Sementara)
Ketua Umum : dr Soedarso
Ketua I : Ign Alit Yudha
Ketua II : Yoesoef Faisal
Ketua III : Tigor Siregar
Sekjen : Armen Umar
Wakil Sekjen : Ramlan Gandhi
Bendahara Umum : Bahrum Damanik

2. Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga Hasil Mukernas I Pandaan - Jawa Timur Tanggal 7
s.d 10 Nopember 1983 :
Ketua Umum : Joesoef Faisal
Ketua I : Tigor Siregar
Ketua II : Bambang Permadi Amir Mahmud
Ketua III : Adi Putra Tahir
Sekjen : Ramlan Gandhi
Wakil Sekjen : Mahfuz M. Maloha
Wakil Sekjen : Benyamin Saragih
Bendahara Umum : Bahrum Damanik
Wkl Bendahara : Arifin Ibrahim Tambe

3. Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga Hasil Munas II Di Cipanas Tanggal 8 - 11
Nopember 1988 :
Ketua Umum : Joesoef Faisal
Sek Jen : Gatot Munandar
Bendahara Umum : Nuranto Djuhartono

4. Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga hasil MUNASLUB di Jakarta Tanggal 20 Nopember
1989 :
Ketua Umum : Sukotjo Said, SE
Sekjen : Drs. Djoko Purwongemboro
Bendahara Umum : Riswan Helmi Nasution

Wednesday, January 09, 2008

SEJARAH SINGKAT PEMUDA PANCA MARGA

Berawal dari keinginan putra-putri Veteran RI untuk menghimpun diri dalam satu wadah organisasi yang tumbuh dan berkembang di berbagai daerah / propinsi, antara lain di Sumatera Utara tahun 1966 dengan mendirikan Kesatuan Anak-Anak Veteran RI (KAVRI), di Bali tahun 1971 mendirikan persatuan Persatuan Pemuda Panca Marga (P3M), dan di Jakarta tahun 1978 mendirikan Ikatan Putra - Putri Veteran RI (IPVRI).
walaupun satu sama lain tidak mengadakan komunikasi timbal balik, namun putra - putri Vetaran tersebut sama-sama mempunyai tekad untuk meneruskan cita-cita perjuangan veteran RI mengisi kemerdekaan dengan berkiprah dalam Pembangunan Nasional sebagai wujud pengamalan PAncasila.
Dalam Kongres III Legiun Veteran RI Tahun 1973 di agendakan pembahasan tentang pembinaan dan pemdayagunaan potensi putra - putri Veteran RI dalam satu wadah.
pentingnya menjajaki kemungkinan meningkatnya secara nasional adalah ditinjau dari sudut kepentingan Pembangunan Bangsa, agar putra - putri Veteran RI lebih terarah untuk berperan serta dalam Pembangunan Nasional dan sebagai jembatan langsung dalam usaha mewarisi dan melestarikan jiwa Semangat dan Nilai-nilai'45.
Kemudian gagasan untuk menjajagi kemungkinan tersebut diputuskan pada Kongres IV LVRI tahun 1978 dengan mencantumkan beberapa PEMUDA PANCA MARGA sebagai salah satu anak organisasi Legiun Veteran RI dalam Anggran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga LVRI,dengan Keputusan Presiden RI Nomor 25 Tahun 1980 dan Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga LVRI tahun 1983 dengan KEPRES No 61 Tahun 1984.
Sebagai lanjutan Pimpinan Pusat Legiun Veteran memprakasai penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional Paripurna di Jakarta tanggal 20 - 22 Januari 1981 yang dihadiri oleh para eksponen putra - putri Veteran RI di daerah propinsi masing-masing.
Rapat Kerja para eksponen putra - putri Veteran RI itu bersepakat mendirikan organisasi PEMUDA PANCA MARGA yang berlingkup nasional dicetuskan pada tanggal 22 Januari 1981 dan membentuk Pimpinan Pusat ( Sementara ) PEMUDA PANCA MARGA di daerah / propinsi yang belum mendirikan organisasi PEMUDA PANCA MARGA serta bertugas menyelenggarakan Musyawarah Kerja Nasional ( MUKERNAS ) PEMUDA PANCA MARGA tanggal 7 s.d 10 Nopember 1983 di Pandaan, Surabaya, Jawa Timur.
Untuk lebih mempertegas keberadaan PEMUDA PANCA MARGA, dengan persetujuan Legiun Veteran RI maka pada tanggal 22 Januari 1987 PEMUDA PANCA MARGA meresmikan kemandiriannya dengan menempatkan penyesuaian kedudukan Pemuda Panca marga menjadi Organisasi Kemasyarakatan yang mandiri untuk berperan serta dalam :
- Mewarisi dan melestarikan Jiwa Semangat dan Nilai-Nilai '45 ;
- Pembangunan Nasional ;
- Mengembangkan dan melaksanakan SISHANKARATA

Tanpa mengurangi kemandirian sebagai organisasi Kemasyarakatan, PEMUDA PANCA MARGA yang berada dalam lingkungan Keluarga Besar ABRI menjalin hubungan kesejahteraan aspirasi dan koordinasi dengan Legiun Veteran RI serta berusaha untuk berhimpun dalam wadah pembinaan dan pengembangan sejenis (Kepemudaan).
Sumber : Buku Saku PEMUDA PANCA MARGA 1989

mekobas@Gmail.com

Jika berkenan memberikan komentar silahkan kirim via emai ke : mekobas@Gmail.com